close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR JABAR

Pot Bunga Plered Menggeliat saat Pandemi COVID-19

Kurniawan
Senin, 1 Februari 2021 - 14:11:26
in HEADLINE, KABAR JABAR
Pot Bunga Plered Menggeliat saat Pandemi COVID-19
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Ekspor untuk produk kerajinan keramik dari Plered, Kabupaten Purwakarta, mengalami kelesuan saat pandemi COVID-19. Sebanyak 70 persen produk yang biasanya diekspor menurun drastis.

Selain karena kondisi keuangan warga di berbagai negara sedang sulit, negara-negara tertentu juga menutup akses untuk produk impor.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan kelesuan ekspor produk juga dirasakan untuk keramik khas Plered. Namun, pasar lokal yang selama ini hanya menyerap sekitar 30 persen produk kerajinan Plered justru melonjak tajam.

“Di masa pandemi ini justru jumlahnya terbalik (pasar lokal lebih banyak banyak daripada ekspor),? ujar Ambu Anne, Senin (1/2/2021).

Anne menjelaskan, memang saat ini pasar luar negeri saat ini sedang mengalami kelesuan akibat pandemi COVID-19. Namun, ada berkah tersendiri, karena pasar dalam negeri justru mengalami geliat. Warga lokal ini makin berminat menggunakan produk khas Plered.

“Meski kebutuhan ekspornya menurun, bukan berarti produktivitasnya juga ikut turun. Justru, saat ini ada fenomena menarik, yang mana kerajinan kriya ini sedang digandrungi masyarakat lokal. Terutama, untuk keramik jenis hias, salah satunya pot bunga,” ujarnya.

Menurut Anne, keramik Plered saat ini banyak diburu warga lokal,terutama, warga luar daerah seperti Jakarta dan sekitarnya. Mereka, yang mencari keramik ini kebanyakan adalah kaum ibu-ibu. Kebanyakan, mereka mencari pot bunga.

“Kalau sekarang, pot bunga yang lagi digandrungi. Saking banyaknya peminat, perajin pun sampai keteteran. Saya saja kemarin sempat memesan untuk hiasan rumah, itu kehabisan. Kalau pun ada, itu harus waiting list atau nunggu selama beberapa pekan,” kata Anne bercerita pengalamannya.

Dengan fenomena tersebut, pandemi COVID-19 menjadi berkah tersendiri bagi para perajin keramik Plered. Karena, di saat yang lain terpuruk, kerajinan keramik justru mengalami kondisi sebaliknya.

“Kami berharap, seluruh UMKM di kita bisa kembali berjaya. Meskipun pandemi masih berlangsung,” demikian Ambu Anne.

Tags: KerajinanKeramikPemkab purwakartaPleredPot bungapurwakarta
Previous Post

Lagi Hamil? Ayo Konsumsi 7 Buah Ini

Next Post

Selama 2020, Terjadi 243 Bencana di Garut

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.