close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR JABAR

Ganjil Genap Kota Bogor Turunkan Volume Kendaraan 47 Persen

Dery F.G
Rabu, 10 Februari 2021 - 15:30:10
in KABAR JABAR
Beda dengan Jakarta, Begini Aturan Ganjil Genap di Kota Bogor

(foto: ist)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Selama penerapan kebijakan ganjil genap, volume kendaraan yang masuk Kota Bogor turun hingga 8.082 kendaraan. Data itu berdasarkan volume kendaraan yang masuk gerbang exit tol Jagorawi pintu Baranangsiang pada Sabtu (30/1/2021) sebanyak 29.442 kendaraan, sementara pada Sabtu (6/2/2021) hanya 21.360 kendaraan.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjelaskan, pada Minggu (31/1/2021) lalu ada 2.931 kendaraan, sedangkan Minggu (7/2/2022) yang masuk Kota Bogor ada sekitar 1.567 kendaraan atau turun 47 persen.

“Pada Minggu sampai pukul 09.00 WIB saja bisa turun sampai 1.365 kendaraan atau 47 persen,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya kepada wartawan, Rabu (10/2/2021).

Bima Arya mengatakan, volume kendaraan ke Kota Bogor terlihat lebih landai. Hal itu berkat sosialisasi yang lebih maksimal.

“Kalau untuk penurunan angka Covid-19 nanti kita lihat minggu depan,” tuturnya.

Bima mengatakan, pihaknya hanya melihat target pengurangan mobilitas warga. Terlihat dari dua hari ini Kota Bogor jauh lebih lengang 40 sampai 50 persen.

“Tinggal kita liat minggu depan apakah pengurangan mobilitas ini ada dampak bagi tren Covid-19 di Kota Bogor,” katanya.

Bima Arya menjelaskan, pada penerapan Ganjil Genap pekan depan bertepatan dengan libur Panjang akan lebih dimaksimalkan melalui sosialisasi dan koordinasi di lapangan. Setelah itu pihaknya akan melihat data-data kebijakan Ganjil Genap menunjukan korelasi penurunan angka Covid-19.

“Ya, sangat mungkin kami lanjutkan. Semua tergantung pada data. Kami akan undang epidemiolog nanti untuk memberikan sarannya. Mengingat angka Covid-19 masih tinggi di atas 187 per kemarin. Tapi kan efek dua hari ini baru akan terlihat satu minggu kedepan,” jelasnya.

Tags: bima arya sugiartocovid-19ganjil genapkota bogor
Previous Post

Juara, 3.800 Desa di Jabar Sudah Miliki Posko Covid-19

Next Post

Kota Bandung Manfaatkan Kantor RT/RW Jadi Posko Siaga Covid-19

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.