close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR NUSANTARA

KP2BM Dibentuk, Siap Beli Hasil Panen Madu Milik Eks Mitra PT MBM

Dery F.G
Selasa, 21 Maret 2023 - 21:43:44
in KABAR NUSANTARA
KP2BM Dibentuk, Siap Beli Hasil Panen Madu Milik Eks Mitra PT MBM

Foto: Hendar Suhendar

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BANDUNG – Ratusan peternak lebah eks mitra PT Mahakarya Berkah Madani (MBM) bergabung dalam suatu wadah koperasi bernama Koperasi Petani dan Peternak Berkah Mandiri (KP2BM).

Wakil Ketua Bidang Bisnis, Usaha, Operasi, dan Pemasaran KP2BM, Muhtar Arifin mengatakan, KP2BM ini dibentuk sebagai bagian dari upaya memberikan solusi kepada para eks mitra PT MBM agar mendapatkan penghasilan semaksimal mungkin. KP2BM akan membeli hasil panen eks mitra PT MBM yang sudah menjadi anggota koperasi.

“Jadi yang belum tergabung, ya bukan jadi tanggung jawab kita,” kata Muhtar saat kegiatan deklarasi koperasi nasional  di Hotel Horison, Jln Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Selasa 21 Maret 2023.

Selain itu, kata Muhtar, KP2BM akan melakukan inovasi-inovasi di bidang peternakan, pertanian, dan wisata. Misalnya akan membuat wisata edukasi dengan harapan bisa menggandeng pemerintah untuk sekolah tingkat SMP dan SMA belajar ternak lebah.

Muhtar mengaku lebah yang digunakan untuk penghasil madu berasal dari lebah yang tak menyengat sehingga rasa madunya cenderung asam. Para eks peternak lebah eks mitra PT MBM sempat mengalami kesulitan yang tak dibayar oleh perusahaannya, sehingga KP2BM memberikan alternatif sebagai wadah dengan membentuk koperasi.

“Mudah-mudahan adanya koperasi ini bisa bersinergi bersama semua mitra dan dapat keluar dari permasalahan yang dihadapi. Hari ini para mitra Exs PT. MBM mempunyai aset bibit lebah yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti di Pekanbaru, Padang, Palembang, Jateng, Jatim, Jabar, dan Manado. Saat ini ada sekitar 18 ribu peternak yang berasal dari eks PT MBM dan target 9 ribu bisa bergabung ke KP2BM,” jelasnya.

Muhtar menyebutkan KP2BM sebagai penyuplai bahan baku dan pihaknya bermitra dengan perusahaan lain dalam hal pemasaran atau ekspor madu. Saat ini, madu yang tengah digandrungi ialah madu Trigona.

“Biasanya kan umumnya madu di pasaran itu berasal dari lebah sengat. Nah, kalau kami ini budidayakan lebah tak bersengat dan rasa madunya pun berbeda cenderung asam karena murni dari tumbuh-tumbuhan dan harganya lebih tinggi,” katanya.

Tags: KP2BMmadu
Previous Post

Upaya Menciptakan Ruang Ekspresi bagi Perempuan di Ruang Publik

Next Post

Buka Jelang Ramadan, Tempat Hiburan Malam di Bandung Diduga Langgar Aturan

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.