Kabarbandung.id – Pemkot Bandung dan pemerintah Swedia setuju untuk meningkatkan kerjasama setelah dimulai beberapa tahun lalu.
Permasalahan kemacetan, pengolahan sampah, pendidikan dan banjir masih menjadi pembahasan utama.
“Kami sangat senang sekali kalau Swedia mau kerja sama lebih lanjut. Problem klasik yang ada di Kota Bandung itu soal transportasi, pengelolaan sampah, juga urusan pendidikan dan banjir,” kata Wali Kota Bandung Oded M Danial.
Oded sendiri telah berkunjung ke Swedia dan menilai moda transportasi massal di sana sangat baik dari sisi kenyamanan maupun infrastruktur. Kota Bandung ingin belajar penanganan masalah transportasi yang baik dan efektif.
“Menurut hemat saya, yang paling efektif di Kota Bandung itu Metro Kapsul karena tidak terlalu banyak memakan badan jalan raya,” katanya.
Sementara itu Duta Besar Swedia untuk Indonesia Marina Berg membuka peluang dengan lebar untuk meneruskan kerja sama dengan Kota Bandung. Ia bahkan ingin mengembangkan kerja sama yang telah terjadi selama ini.
“Kami bisa memfasilitasi pengelolaan sampah dan transportasi melalui konsep smart city. Kita bisa lihat perusahaan Swedia yang punya pengalaman yang dapat membantu PLTSa. Begitupun dalam transportasi penting ada efisiensi. Tidak hanya satu sistem saja melainkan secara holistik dengan bus, sepeda dan pejalan kaki,” bebernya.





