Kabarbandung.id – Dinas Kesehatan Kota Bandung akan meluncurkan program ‘Beas Beureum’ kepada para pelajar sebagai upaya untuk mencegah stunting atau masalah gizi.
Beas Beureum merupakan kepanjangan dari bekal anak sekolah bergizi, enak dan murah yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita, program tersebut sebetulnya telah lama hadir di kalangan para pelajar terutama tingkat sekolah dasar (SD). Pasalnya setiap pelajar kerap membawa bekal makanan dari rumah yang disediakan orangtua, namun dianggap belum bisa memenuhi gizi yang seimbang.
“Kita lihat di lapangan bekal yang dibawa dari rumahnya itu tidak sesuai dengan gizi seimbang karena kalau memang sesuai gizi seimbang itu harus sesuai dengan isi piringku,” kata Rita di Balai Kota Bandung, Jalan Wastu Kancana, Senin (11/3/2019).
Isi piringku, lanjut Rita, merupakan bentuk wadah yang memiliki sekat untuk setiap jenis makanan agar tidak tercampur. Pasalnya bekal yang baik dan memiliki gizi seimbang yakni terdapat sayur, lauk pauk, nasi, dan buah-buah.
“Tapi kenyataan di lapangan tidak dibagi begini, kebanyakannya nasi nugget aja atau nasi sosis goreng aja, buah sayurnya itu jarang, kadang nasi sama mie goreng,” tuturnya.
Hal itu diakui Rita sangat penting bagi para pelajar terutama SD. Pasalnya usia pelajar tingkat SD masih memiliki pertumbuhan tubuh yang sangat signifikan dan harus ditunjang dengan gizi seimbang setiap hari.
“Ini juga berakibat baik untuk mencegah stunting yang selama ini program pemerintah canangkan. Salah satu program mencegah stunting di Kota Bbandung ini adalah program ‘Beas Beureum’ ini,” ungkap Rita.
Ia pun mengajak masyarakat untuk menyukseskan program tersebut terutama orangtua yang memiliki anak di tingkat SD. “Jadi kita ingin mengajak masyarakat Kota Bandung hayu untuk bekal anak sekolah ini dengan konsep gizi seimbang sesuai dengan isi piringku,” seru Rita. (kur)





